• Home
  • About
  • Contact

Archive for the 'Night Story' Category

Surprise (?)

November 7th, 2011 by nightlovers

Aku percaya pada kekuatan pikiran, atau yang disebut resonansi. Contoh gampangnya, saat kau sedang memikirkan seseorang, maka yang dipikirkan akan ‘konek’ juga di sana.

Pagi hari, Jumat kemarin. Masih pukul 6. Aku menyalakan BB-ku, dan terdengarlah suara-suara SMS masuk. Semua isi sms itu sama, mengucapkan ‘selamat ulang tahun’, tapi sms yang pertama kali masuklah yang membuatku kaget. Karena aku baru saja memimpikannya. Siapa yang menyangka kalau aku saja tak pernah menduganya. Mataku berkaca-kaca, sedikit saja tapi. Dan kemudian hilang setelah aku menutup mataku beberapa detik. Isi sms yang singkat sekali.

Somehow I decide to reply the message. With picture.

And next, two days later, I’ve got MMS. MMS tertanggal kemarin tapi tak bisa di-download di hape sehingga aku harus membukanya via browser dan baru bisa sore tadi. Oh. Ternyata itu. Foto, puncak keberhasilan dari yang diimpikannya selama ini.

Seperti kata beruang di game iPad, keberhasilan itu harus diapresiasi dengan, “Congratulation! Two thumbs!”

Good luck for you, Ye!

| RSS | Category: Night Story

Pengamen Tua

November 1st, 2011 by nightlovers

Mereka bilang, sering-seringlah melihat ke bawah agar kau senantiasa bersyukur. Dan melihatlah ke atas agar kau pun tak cepat berpuas diri.

Aku menangkap itu sebagai suatu kondisi dimana manusia diminta untuk tidak menyerah pada kenyataan. Bila kau miskin, maka tetaplah berusaha. Dan bila kau sudah berkecukupan, jangan pula berdiam diri. Karena saat kau menjadi lebih daripada kecukupan, berarti semakin banyak pula orang yang bisa kau bantu.

Kau lihat foto ibu tua ini? Aku tak sengaja menemukannya beberapa bulan lalu saat aku pergi ke daerah Sabang untuk suatu keperluan. Sebenarnya mungkin ibu ini sudah ada di sana waktu aku keluar dari pintu toko digital printing, tapi karena aku belok ke arah yang berbeda aku tak menyadarinya. Baru ketika aku balik arah mau menuju mobil, baru aku sadar: ada perempuan tua lesehan di trotoar. Read the rest of this entry »

| RSS | Category: Night in Jakarta, Night Story

Mark Up

October 27th, 2011 by nightlovers

Karena seringnya nongkrong di Food Connection, aku sudah hampir mencicipi semua resto yang ada di situ. Kecuali yang ada baknya tentu saja.

Di Food Connection ini aku menemukan semacam “penyakit” di sini. Penyakit yang kumaksud adalah penyakit petugas kasir resto yang sering menyebutkan angka lebih besar daripada angka yang terpajang di papan menu.

Sebut saja si Bakoel Desa. Harga nasi bakar komplitnya 20.900, tapi si kasir dengan yakin bilang 21.000. Eh sebenarnya bukan 21.000. Jadi waktu aku beli, dia sebut angka 20.900 tapi kembalian 100 peraknya tidak dia kasih. Aku pun merepet dan 100 itu dikembalikan. Sehabis aku bayar, giliran temanku memesan — menu yang sama! — dan di sinilah dia langsung bilang “21 ribu”, mungkin maksudnya agar kita tak “meminta” kembalian. Tapi temanku tetap meminta, karena struknya kan 20.900. Tampang kasirnya langsung jutek, jujur ingin kutabok saja rasanya tuh orang. 100 perak pun, itu namanya maling! Setelah kejadian itu, setiap kali melihat kami yang datang, dia selalu mengasih kembalian dengan cemberut. Gak berani lagi mark up.

Malam ini, kembali kualami kejadian serupa di tenant lain. Koi apa gitu, lupa. Aku lihat harga di menu board 25.000, lalu masnya bilang 28.000. Aku pikir, oh tax. Tapi waktu dia kasih kembalian 22.000 aku baru ngeh, kalau tax kan harusnya 27.500. Tapi karena aku sudah jalan cukup jauh, aku diamkan saja, lagipula aku sedang malas berdebat. Entah kemana pula struknya.

Mark up. Sudah jadi budaya, dan bahkan yang mark up pun tak malu-malu lagi. Jelas sekali pegawai seperti itu akan membuat imej resto tersebut jadi jelek. Membohongi pelanggan hanya demi seperak dua perak?! Pliiisss… Tip itu berbanding lurus dengan pelayanan jeung!

Bahkan pengamenpun lebih bermartabat dibanding mereka ini.

Ah sudahlah. Kelamaan merepet aku.

| RSS | Category: makan di jakarta, Night in Jakarta, Night Story

Emotional Cake

October 23rd, 2011 by nightlovers

Masih ingat jaman Friendster gak? Dulu kan ada kolom testimoni dari teman. Nah, aku masih ingat apa kata Utie, salah satu bffku. Dia tulis begini, “She’s like a blend of emotional cake, wise in a row…. bla bla”. Aku terkakak-kakak bacanya, asli aku tak mengira bahwa Utie bisa menilaiku seperti itu. Dari situ aku sadar, bahwa bila seseorang menginginkanmu menjadi teman baiknya, maka ia akan benar-benar mencari tahu seperti apa sifatmu – setidaknya yang bisa ditangkap olehnya. Wid waktu itu bilang aku apa ya , duh aku lupa. Kalau Elz, katanya aku “wise”… mungkin karena waktu itu kami sering berdiskusi tentang kehidupan. Saat itu aku memang sedang gandrung membaca buku-buku karya Anand Krishna. So, bila sekarang aku seperti ini, mungkin sekali itu karena aku sering baca buku-buku itu ya. Dulu aku suka bermeditasi sendiri – meski kemudian tak rutin dan lambat laun tak pernah lagi dilakukan sampai sekarang.
Read the rest of this entry »

| RSS | Category: Night Story

Perempuan Kayu

April 18th, 2011 by nightlovers

I hope that once in a while I could become a spoiled woman. Sometimes I hated being so independent. Because for a seconds (and become munites), suddenly I feel lonely. What can I say? I’m just a woman, sometimes needs someone to care about me.

One of my gal friend gave me a nickname : “Perempuan Kayu”. Am I? Hmm… for now, off course I’m not sure with that hahaa..

Anyway, I think every women can be hard or flexible like woods. I believe that life experiences formed a person with their character. You are “Perempuan Kayu” also dear…. because what we’ve passed doesn’t kill us… right? Read the rest of this entry »

| RSS | Category: Night Story

Forget It

February 13th, 2011 by nightlovers

Aku punya teman dekat semasa kuliah. Yang menurutku terjebak dengan masa lalu. Dia begitu senang mengenang dan mengingat masa lalunya, ya mungkin baginya itulah masa-masa keemasan dan kejayaannya.

Beberapa minggu lalu, temanku bilang dia bertemu di fb dengan mantanku waktu kuliah. Sebelumnya dia cerita kalau dia sudah add si A, si B, yang termasuk dari lingkaran kami nge-band dulu. Dan akhirnya dia ketemu si laki-laki itu. Temanku ini sengaja memancing-mancing ego si mantan itu dengan menyinggung-nyinggung tentangku dan alhasil si mantan itu pun terbawa emosi.  Dia bilanglah begini begitu begini begitu.

Temanku tentu saja dengan akal bulusnya langsung minta maaf karena sudah membuat emosi kembali memuncak, padahal memang maksudnya mau membuat marah. Temanku ternyata menyimpan ketersinggungan juga karena beberapa tahun lalu pernah bertemu dengan nih orang tapi nih orang cuek saja pura-pura tidak kenal — yang so pasti tidak mungkinlah secara kami semua ada di lingkaran yang sama.

Read the rest of this entry »

| RSS | Category: Night Story

Tante Cie

December 9th, 2010 by nightlovers

“Ini. Sa pu kawan kasih buat saya,” Tante Cie memanggilku. Aku jalan mengikutinya dan melihat dua bungkus plastik kresek di atas baskom plastik.

“Apa itu?” tanyaku.

“Bawang merah. Sa pu kawan di pasar, da yang kasih..”

“Oo…” aku mengiyakan sambil mengangggukkan kepala. Aku mengambil gelas dan menuang air ke dalamnya. Setelah itu aku ambil piring dari dalam lemari, mengambil nasi dari dalam magic com, dan mencomot sepotong ikan goreng.

“Hmm.. Enak nih ikannya.” Gumamku. Ah, sedap betul makan di rumah ini. Jarang aku dapat ikan sesegar ini di pasar dekat rumahku di Jakarta. Anakku sedang makan dengan lahap disuapi susternya. Kami berangkat pakai pesawat paling pagi dari Jakarta, pantaslah dia kelaparan, soalnya belum makan. Read the rest of this entry »

| RSS | Category: Night Story

Semua Karena Cinta

October 21st, 2010 by nightlovers

Ceritaku kali ini agak-agak memicu adrenalin. Ada heboh, panik, marah, kocak, dan juga menghibur. Menurutku tentu saja.

Bermula dari hari Minggu yang lalu. Saat itu sudah masuk waktu maghrib ketika mobil kami masih melaju di jalan, hendak pulang. Sudah dekat rumah jadi akupun memutar nomor di ponselku dan menelepon ke rumah.

“Dy, buka pagar,” kataku pada Edy, penjaga rumah kami. Umurnya 15 tahun, impor dari Siantar. Orang Jawa Siantarlah. Read the rest of this entry »

| RSS | Category: Night Story

He’s Still Alive

September 20th, 2010 by nightlovers

Ah. Rasanya gak enak deh menuliskan ini. Tentu masih ingat kan dengan ceritaku tentang teman kami yang bernama Bams di sini? Yang aku bilang dia sudah meninggal?

Ah. Ternyata he’s alive. Dia belum meninggal. Entah siapa yang pertama kali meniupkan berita tidak pasti itu, bahkan aku sudah berkali-kali meyakinkan temanku apakah benar yang meninggal itu dia, dan katanya iya. Tapi memang Bams masih sehat walafiat. Read the rest of this entry »

| RSS | Category: Night Story

Sangkar Emas

June 17th, 2010 by nightlovers

Sudah lama ya aku tidak cerita tentang anakku. Sekarang aku ingin cerita sedikit tentang perkembangannya.

Aku akhirnya mengeluarkan dia dari sekolah khusus itu, dan dia kusekolahkan di sebuah sekolah international franchise yang jaraknya dekat sekali dari rumah. Sekitar dua menit kalau naik kendaraan. Sengaja aku pilih sekolah itu karena dekat dari rumah, dan aku suka dengan metode pengajarannya yang mengajarkan motorik halus. Memang sih anakku masih banyak ketinggalan di motorik kasar, tapi aku lebih senang dia langsung belajar motorik halus sekaligus.
Read the rest of this entry »

| RSS | Category: Night Story
« Previous Page

Blogroll

  • Elmoudy
  • Srex
  • Widi
  • Wordpress Theme

Recent Comments

  • nightlovers: Hai Oma. Makasih, ya. Amin.:)
  • nightlovers: Lys… You’re a wonderfull & loving mom. I can see that, dan senaaaang kali kutengok...
  • nightlovers: Lys, you’re right. Emosi aku sama dia, tp tetap sayang juga sama dia. She’s such a nice...
  • oma: Selamat ulang tahun ya, Mba. Semoga selalu diberikan keberkahan oleh Allah :)
  • oma: Sekitar jam 2-3. Sayang banget ya ga ketemu, padahal mau ngeliat Vay. Belum rezeki kali ya, hehe

Recent Posts

  • Surprise (?)
  • Pengamen Tua
  • Mark Up
  • Emotional Cake
  • Berdua Dengannya
  • Me Time ?
  • Perempuan Kayu
  • Forget It
  • Tante Cie
  • Semua Karena Cinta

Categories

  • Night in Batam (1)
  • Night in Jakarta (26)
    • makan di jakarta (8)
    • sex & the city (5)
  • Night in Medan (14)
    • clubbing di medan (7)
    • makan di medan (4)
  • Night in Pattaya (1)
  • Night Story (28)