October 9th, 2011 at 6:57 PM by nightlovers
Aku adalah orang yang menikmati kesendirian. Bila di suatu waktu aku butuh waktu untuk menyendiri dan mengkhayal — yeah let say merenungi nasib — aku selalu punya tempat dan booster sendiri untuk itu. Tak masalah bagiku meski banyak teman menganggapku menjaga jarak, tapi bukankah setiap orang bebas memilih teman dan juga me timenya sendiri? Aku juga menikmati kok mengobrol sampai berbusa dengan Lin atau Am, karena curhat itu tetap perlu masbro, mbaksis…
Saat aku menuliskan postingan ini, anakku sedang di sudut sana, sedang naik mobil-mobilan polisi, ditemani oleh nanny-nya. Plus hari ini, sudah hampir tiga minggu aku dan Lin membuka sebuah gerai kopi di sebuah mall di Jakarta Utara. Jadi kami memang masih rutin memonitor gerai kami ini, termasuk juga pegawainya.
Kasihan juga sebenarnya aku sama anakku, karena hampir setiap malam dia ikut aku pulang malam. Kadangkala dia terlihat begitu lelah, sampai tertidur di sampingku yang sedang menyetir. Mbaknya juga kecapekan, dan tertidur di belakang. Tak begitu jauh memang dari mall ke rumah, kalau sudah larut malam ya sekitar setengah jam-an lah. Dan aku sendiri bisa dikatakan juga lelah, karena kekurangan waktu istirahat. Praktis tidurku hanya 6 jam setiap hari, karena pagi jam 6 lewat aku sudah harus ke kantor.
Tapi aku menikmatinya kok, menikmati menyetir sendirian malam-malam pulang ke rumah. Mungkin karena sudah terbiasa begitu ya. Lebih dari separuh umurku kuhabiskan dengan mengurus segala sesuatunya sendiri.
Kalau dulu aku pulang clubbing sendirian dengan kepala berat, sekarang aku pulang malam tidak lagi sendirian, ada anak tercinta yang menemani sambil nonton dvd Barney (kalau dia tak mengantuk), dan kali ini pun bukan kepalaku yang berat akibat kebanyakan minum, tapi mataku yang berat karena mengantuk, hahaha…. Waktu memang tak terasa begitu cepat berlalu ya, dan aku menikmati setiap detiknya, dari yang membahagiakan sampai yang menyakitkan sekalipun.
“Mami, mamii…” panggilan itu mengagetkan aku. Anakku memanggil dari kejauhan, dengan senyum sumringah di pipinya.
Sudah dulu ya. Dia sudah datang. Si cantik buah hatiku… aku ingin menikmati waktu berdua dengannya dulu.
no pain no gain kan ya zy…
nightlovers Reply:
October 16th, 2011 at 4:05 PM
Iya Man. Bener bgt quote itu… Mudah2an gainnya sebanding ya..
dan seperti komentarku di blogmu yg satu lagi…lu bener2 wanita super sibuk yg mengagumkan mbak…gak banyak yang bisa jadi kayak lu…gw envy!
nightlovers Reply:
October 16th, 2011 at 4:04 PM
Hai Ri. Ah, hbs gimana lg, aku memang hrs melakukannya toh. Actually I envy you jg lah, kerja jalan, jadi dosen juga. Cb pindah ke Jkt, pasti bakal lbh aktif lagi.
Kak.. kau bukan perempuan kayu lagi. Hatimu metal kak… logam maksudnya
. Apapun yang kau alami dalam hidupmu, ga pernah muncul ke permukaan. paling banter dan paling hebat curhat tentang supir and pembokat kabur wkwkwkwk…
You’re really a strong woman kak …
nightlovers Reply:
October 19th, 2011 at 5:45 PM
Aahh…. Aku memang anak metal dulu Wid, hahaha..
Eniwei tengkyu wid… *hugs*
salam kenal..menarik tulisan anda ini…saya suka